Monday, May 22, 2017

Elwin, Pianis Semarang yang Mendunia

Elwin saat bermain piano di studio BBC London. 
SATU lagi orang muda berbakat asal Semarang mendunia berkat ketekunan dan kerja keras di bidang yang digeluti. Elwin Hendrijanto (30) menjadi pianis sekaligus komponis kenamaan di London, Inggris, dan mengerjakan banyak proyek mulai dari musik ilustrasi film animasi hingga iklan produk-produk kelas dunia.
Setelah meraih gelar master di bidang musik komposisi dari Royal College of Music di London pada 2010, Elwin banyak mendapat tawaran untuk menggarap proyek musik, terutama untuk film dan iklan.
Beberapa di antaranya adalah membuat komposisi musik ilustrasi film animasi Jons and the Spider dan MEM, serta untuk iklan video parfum mewah Chanel No 5 dan produk piano terkemuka Steinway & Sons yang direkam di Abbey Road Studios, London.
Untuk kelas nasional, dia dipercaya menggarap proyek musik Miss Indonesia 2015 dan musik ilustrasi untuk film Dreams yang merupakan film perdana juara X-Factor 2013 Fatin Shidqia Lubis.
”Saya sekarang sedang mengerjakan musik ilustrasi untuk sebuah film Bollywood,” ujarnya ketika ditemui sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Jalan Pemuda Semarang saat dia pulang kampung, beberapa hari lalu.Putra pasangan Yanny Harsono dan Hendrijanto ini sudah lama menetap di London dan menjadi pianis yang diperhitungkan di Inggris bahkan dunia. Bersama pianis Dominic Anthony Ferris dari Inggris, Elwin Hendrijanto membentuk grup duo bernama The Pianist Brothers.
”Yang paling mengesankan ketika The Pianist Brothers diminta ikut bermain dalam penggarapan album baru penyanyi legendaris Elvis Presley. Kami memainkan ‘Bridge Over Troubled Water’ dan vokalnya diisi oleh suara asli Elvis yang diambil dari album lamanya.CD album tersebut sudah terjual lebih dari satu juta kopi,” ujar Elwin.
The Pianist Brothers juga menggarap aransemen sejumlah lagu populer seperti ”Uprising” milik kelompok Muse dan ”Rolling in the Deep” yang dinyanyikan Adele.
Elwin yang gemar bermain musik sejak kecil. Dia belajar piano klasik, dan seperti anakanak sekolah pada umumnya, dia membentuk grup band ketika duduk di bangku SMA Kolese Loyola Semarang.
Setelah lulus dari SMA, Elwin mendapatkan beasiswa dari Prince Bernhard Cultural Funds dan melanjutkan studi piano ke Utrecht Conservatorium Belanda dan mendapat gelar Bachelor of Music Performance dengan predikat cum claude.
Di sela-sela kuliah, dia sering tampil di berbagai kesempatan bergengsi seperti di Kings Place London, Queen Elizabeth Hall, Steinway Hall London, Air Studios, Abbey Road Studios, Esplanade Singapura, V&A Museum London, dan Vredenburg Utrecht Belanda.
Kemauannya untuk berkembang dan maju sangat tinggi. ”Kalau kita punya mimpi, kejarlah sekuat tenaga. Percaya diri juga harus terus ditumbuhkan kalau kita ingin maju,” katanya, ketika ditanya kiat untuk menjadi sukses.
Dirikan Sekolah MusikSetelah meraih gelar master dari Royal College of Music London, Elwin mendirikan sekolah musik Elwin Music Centre (EMC), baik di London maupun di rumahnya di Jl Mayjend Sutoyo 51, kawasan Kampungkali Semarang.
Selain sebagai lembaga pendidikan musik, EMC juga menggarap music production untuk beberapa pesanan.
Di antaranya adalah membuat komposisi musik untuk pernikahan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.Komposisi itu diberi judul ”Slavina’s Waltz” dan digunakan untuk mengiringi pasangan Raffi-Nagita ketika berdansa dalam resepsi pernikahan di Alila Soori Tabanan Bali.
Musik itu dikemas dengan gaya musik orkestra ala Disney. Elwin mendapatkan Best Sound (Music+Sfx) Award dari The 48 Hours Film Project London pada 2014 untuk komposisi lagu ilustrasi film pendek berjudul Edit/Undo.
Melalui EMC, Elwin juga mengerjakan sejumlah lagu jingle iklan seperti TabunganMU Bank Mandiri dan Asuransi Wahana Tata, serta sejumlah TVC untuk Adira Finance, MNC Media Group, HongKong Land, Sinar Mas, dan Blibli.com. (Asep BS)

Click for More...

Thursday, April 10, 2014

Peaceful General Election

INDONESIA held general election, yesterday, April 9, 2014, to choose legislators who will take the seats of House of Representatives on local, provincial, and national levels. There were 12 political parties participating on the election. They are Nasdem, Golkar, PKS, PDI-P, Demokrat, Gerindra, PKB, PAN, PBB, Hanura, PPP, and PKPI.
According to quick count and exit poll several hours after the ballot was closed, PDI-P was leading with about 19% of total votes, followed by Golkar on the second place with 12% votes, and Gerindra with 10% votes. Demokrat as a ruling party faced significant loss with only 7% votes.
No party could nominate its own candidate to run for the presidential election that will be held on July 9, 2014 because there was no party which passed minimum 20% votes as presidential threshold. That condition constrains each party to form coalition with others to nominate a common president candidate and that will be a complicated matter. Anyway, I was relieved the general election was going well and peacefully.

Click for More...

Friday, August 10, 2012

Giving Capacity Building in Afghanistan


FOR about a week (April 9-15, 2012), three friends of mine and I were giving capacity building for The Ministry of Counter-Narcotics (MCN) of The Islamic Republic of Afghanistan in Kabul. The training was held by Colombo Plan and my job was giving journalism training for about 100 staffs of the ministry from all the provinces in Afghanistan. It was the most challenging experience I've ever had.






Click for More...